Kamis, 08 November 2012

Sistem Jaringan dan Sejarah Internet


Sistem Jaringan dan Sejarah Internet

Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagai international networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.
Internet dimulai ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Department of Defense USA) membangun sebuah jaringan komputer di tahun 1969, yang diberi nama ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork) dengan tujuan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada dibeberapa universitas melakukan riset militer, terutama untuk membangun jaringan komunikasi komputer yang mampu bertahan terhadap serangan nuklir. Jaringan ini berkembang terus, semakin banyak komputer yang terlibat, dan riset disisi pengembangan perangkat lunak juga berkembang. Pada bulan Mei tahun 1974, Vinton G.Cerf dari Stanford University dan Robert E.Kahn dari Departemen Pertahanan USA, mempublikasi sebuah paper di IEEE Transaction on Communication berjudul “A Protocol for Packet Network Intercommunication”, konsep ini kemudian populer sebagai protokol TCP/IP, ketika ARPANET meng-adopsi protokol menjadi protokol standard untuk ARPANET pada tahun 1983. Pihak universitas terutama University of California at Berkeley kemudian membangun sistem operasi Berkeley Software Distribution Unix) atau BSD UNIX (dikenal dengan nama Free BSD Unix) dan pihak departemen pertahanan membiayai Bolt Baranek dan Newman (BBN) untuk meng-implementasi protokol TCP/IP pada BSD Unix untuk diterapkan pada ARPANET, dengan demikian cikal-bakal internet terbentuk.
Pada penghujung tahun 1983, jaringan ARPANET dibagi dua menjadi DARPANET (Defence ARPANET) dan MILNET (MILitary NETwork). Pada tahun 1985 dibentuklah jaringan NFSNET (National Science Foundation NETwork) untuk menghubungkan supercomputer yang ada diberbagai universitas di Amerika dan disambungkan dengan ARPANET. Jaringan NSFNET dikembangkan terus oleh periset perguruan tinggi. Pada tahun 1988 jaringan backbone internet ini hanya berkapasitas 56 Kbps. Walaupun pada tahun 1990 secara resmi ARPANET ditutup, namun jaringan internet yang telah terbentuk diteruskan oleh pihak universitas di Amerika dan memasukkan jaringan universitas di benua Amerika (Kanada dan Amerika Selatan) serta jaringan di Eropa menjadi bagian dari internet. Pada tahun 1992 jaringan backbone ditingkatkan ke T3 dengan kecepatan 45 Mbps, dan disekitar tahun 1995 ditingkatkan lagi menjadi OC-3 pada kecepatan 155 Mbps. Kini backbone internet berkecepatan tinggi dalam order Gbps.
Topologi internet pada dasarnya adalah mesh-topology, menghubungkan banyak jenis jaringan melalui sistem packet-switching, kalaupun bisa dikatakan yang menjadi pusat-nya adalah beberapa NAP (Network Access Point) yang ada di San Fransisco (Pacific Bell), di Chicago (Ameritech), New Jersey (Sprint), dan Merit Access Exchange (MAE) di San Fransisco (MAE West) dan Washington, D.C (MAE East) yang ditangani oleh MFS Datanet.
Walaupun tidak ada organisasi yang memiliki internet, namun ada banyak organisasi yang memelihara jaringan ini melalui penetapan standarisasi protokol, aturan-aturan, serta metoda akses. Internet Engineering Task Force (IETF) menangani masalah-masalah teknis yang timbul di internet, seperti masalah pada protokol, arsitektur dan pengoperasian internet. Internet Research Task Force (IRTF) menangani riset teknis, seperti sistem pengalamatan dan rekayasa lainnya. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) mengatur pembagian alamat IP (IP#) ke berbagai negara dan organisasi. Internet Society (ISOC) menangani masalah administrasi dan
Badan usaha komersil kemudian menyediakan layanan akses dengan menyediakan koneksi dari komputer pengguna ke internet, dan badan ini disebut sebagai penyedia akses internet atau ISP. Beberapa ISP terkenal di dunia adalah America On Line (AOL), Australia OnLine, CompuServe, GEnie, dan Prodigy. Di Indonesia ada TelkomNet, IndosatNet, Wasantara Net, InterNux, dan sebagainya. ISP menyediakan koneksi dial-up melalui modem-telepon, koneksi wireless melalui antena WLAN, atau koneksi ADSL melalui telepon. Protokol koneksi yang digunakan adalah SLIP (Serial Line Interface Protocol) atau PPP (Point-to-Point Protocol), dimana koneksi SLIP biasanya lebih lambat dari PPP.
Secara logis jaringan internet dibagi kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version 4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan dengan titik (seperti 192.168.10.25).
Disamping itu domain juga dibagi berdasarkan negara, misalnya:
.au = Australia
.ca = Kanada
.id = Indonesia
.jp = Jepang
.my = Malaysia
.sw = Swedia
.th = Thailand
Sebagai contoh Universitas Islam Negeri Alauddin memiliki alamat uin-alauddin.ac.id sebagai salah satu institusi akademik di Indonesia, sebagai penyedia akses jaringanIndosat memiliki kode alamat indosat.net.id, dan sebagainya.



Web Site atau Situs
1.Pengertian Web Site atau SitusSitus dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untukmenampilkan informasi, gambar gerak, suara, dan atau gabungan dari semuanya itubaik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunanyang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan link-link.2. Unsur-Unsur Web Site atau SitusUntuk membangun situs diperlukan beberapa unsur yang harus ada agar situs dapatberjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan. Unsur-unsur yang harus ada dalamsitus antara lain:a. Domain Name Domain name atau biasa disebut nama domain adalah alamatpermanen situs di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah situsatau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukansitus kita pada dunia internet. Istilah yang umum digunakan adalah URL. Contoh sebuahURL adalah http://www.octa_haris.tripod.com--dapat juga tanpa www--Ada banyak macam nama domain yang dapat kita pilih sesuai dengan keinginan.Berikut beberapa nama domain yang sering digunakan dan tersedia di internet:1. Generic Domains(gTLDs)Merupakan domain name yang berakhirandengan .Com .Net .Org .Edu .Mil atau .Gov. Jenis domain ini sering juga disebut toplevel domain dan domain ini tidak berafiliasi berdasarkan negara, sehingga siapapundapat mendaftar.Ø.com : merupakan top level domain yang ditujukan untuk kebutuhan "commercial".Ø.edu : merupakan domain yang ditujukan untuk kebutuhan dunia pendidikan(education)Ø.gov : merupakan domain untuk pemerintahan (government)Ø.mil : merupakan domain untuk kebutuhan angkatan bersenjata (military)Ø.org : domain untuk organisasi atau lembaga non profit (Organization).2. Country-Specific Domains (ccTLDs)Yaitu domain yang berkaitan dengan dua huruf ekstensi, dan sering juga disebut secondlevel domain, seperti .id(Indonesia), .au(Australia), .jp(Jepang) dan lain lain. Domain inidioperasikan dan di daftarkan dimasing negara. Di Indonesia, domain-domain iniberakhiran, .co.id, .ac.id, .go.id, .mil.id, .or.id, dan pada akhir-akhir ini ditambah denganwar.net.id, .mil.id, dan web.id. Penggunaan dari masing-masing akhiran tersebutberbeda tergantung pengguna dan pengunaannya, antara lain:Ø.co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sahØ.ac.id : Untuk Lembaga PendidikanØ.go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik IndonesiaØ.mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik IndonesiaØ.or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori"ac.id","co.id","go.id","mil.id" dan lainØ.war.net.id : untuk industri warung internet di IndonesiaØ.sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikanseperti SD, SMP dan atau SMUØ.web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yangmelakukan kegiatannya di Worl Wide Web.Nama domain dari tiap-tiap situs di seluruh dunia tidak ada yang sama sehingga tidakada satupun situs yang akan dijumpai tertukar nama atau tertukar halaman situsnya.Untuk memperoleh nama dilakukan penyewaan domain, biasanya dalam jangkatertentu(tahunan).b. HostingHosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk tempatmenyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lain sebagainya yang akan ditampilkandi situs. Besarnya data yang bisa dimasukkan tergantung dari besarnya hosting yangdisewa/dipunyai, semakin besar hosting semakin besar pula data yang dapatdimasukkan dan ditampilkan dalam situs.Hosting juga diperoleh dengan menyewa. Besarnya hosting ditentukan ruanganharddisk dengan ukuran MB(Mega Byte) atau GB(Giga Byte).Lama penyewaan hostingrata-rata dihitung per tahun. Penyewaan hosting dilakukan dari perusahaan-perusahaanpenyewa web hosting yang banyak dijumpai baik di Indonesia maupun Luar Negri.c. Scripts/Bahasa ProgramAdalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam situs yangpada saat diakses. Jenis scripts sangat menentukan statis, dinamis atau interaktifnyasebuah situs. Semakin banyak ragam scripts yang digunakan maka akan terlihat situssemakin dinamis, dan interaktif serta terlihat bagus. Bagusnya situs dapat terlihatdengan tanggapan pengunjung serta frekwensi kunjungan.Beragam scripts saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas situs. Jenis jenis scriptsyang banyak dipakai para designer antara lain HTML, ASP, PHP, JSP, Java Scripts,Java applets dsb. Bahasa dasar yang dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan ASPdan lainnya merupakan bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis,dan interaktifnya situs.Scripts ASP, PHP, JSP atau lainnya bisa dibuat sendiri, bisa juga dibeli dari para penjualscripts yang biasanya berada di luar negri. Harga Scripts rata-rata sangat mahal karenasulitnya membuat, biasanya mencapai puluhan juta. Scripts ini biasanya digunakanuntuk membangun portal berita, artikel, forum diskusi, buku tamu, anggota organisasi,email, mailing list dan lain sebagainya yang memerlukan update setiap saat. KhususJilbab Online menggunakan bahasa ASP(Active Server Pages).d. Design WebSetelah melakukan penyewaan domain dan hosting serta penguasaan scripts, unsursitus yang paling penting dan utama adalah design. Design web sangat menentukankualitas dan keindahan situs. Design sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjungakan bagus tidaknya sebuah web site.Untuk membuat situs biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa webdesigner. Saat ini sangat banyak jasa web designer, terutama di kota-kota besar. Perludiketahui bahwa kualitas situs sangat ditentukan oleh kualitas designer. Semakinbanyak penguasaan web designer tentang beragam program/software pendukungpembuatan situs maka akan dihasilkan situs yang semakin berkualitas, demikian pulasebaliknya. Jasa web designer ini yang umumnya memerlukan biaya yang tertinggi dariseluruh biaya pembangunan situs dan semuanya itu tergantu ng kualitas designer.e. PublikasiKeberadaan situs tidak ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau dikenal olehmasyarakat atau pengunjung internet. Karena efektif tidaknya situs sangat tergantungdari besarnya pengunjung dan komentar yang masuk. Untuk mengenalkan situs kepadamasyarakat memerlukan apa yang disebut publikasi atau promosi.Publikasi situs di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti denganpamlet-pamlet, selebaran, baliho dan lain sebagainya tapi cara ini bisa dikatakan masihkurang efektif dan sangat terbatas. cara yang biasanya dilakukan dan paling efektifdengan tak terbatas ruang atau waktu adalah publikasi langsung di internet melaluisearch engine-search engine(mesin pencari, spt : Yahoo, Google, Search Indonesia,dsb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar